SMA Negeri 1 Sokaraja
JL. RAYA SOKARAJA TIMUR, SOKARAJA WETAN, Kec. Sokaraja, Kab. Banyumas Prov. Jawa Tengah
Telp : 02816442154 Email : smanskj@yahoo.com


Tata Tertib Peserta Didik SMA Negeri 1 Sokaraja

SURAT KEPUTUSAN
KEPALA SMA NEGERI 1 SOKARAJA
Nomor :  422.1 / 264  /2020
 
TENTANG
TATA TERTIB PESERTA DIDIK
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SOKARAJA
TAHUN PELAJARAN 2020-2021
 
MENIMBANG
 
1. Bahwa peserta didik adalah subyek didik yang perlu diberikan tatanan dari semua aspek pendidikan
2. Bahwa peserta didik sebagai bagian dari satuan pendidikan perlu terus menerus dibina dalam mewujudkan pendidikan Nasional
3. Bahwa sehubungan dengan hal tersebut dipandang perlu disusun Tata Tertib Peserta didik yang mengatur tentang hal penghargaan dan hukuman dalam kaidamh pendidikan peserta didik.
4. Bahwa sekolah sebagai lembaga pendidikan perlu mengadakan Tata Tartib Sekolah demi tercapinya tujuan pendidikan itu sendiri dan berhak mereduksi peserta didik yang perpotensi merugikan dan merusak tatanan pendidikan
5. Bahwa perlu dilakukan perubahan cara penerapan pengahargaan bagi peserta didik berprestasi dan sanksi pelanggaran yang lebih tegas untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif di SMA Negeri 1 Sokaraja.
MENGINGAT
 
1. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas No ...... Tahun tentang Petunjuk Penyusunan Tata Tertib Sekolah.
MEMUTUSKAN :
Menetapkan
:
TATA TERTIB PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SOKARAJA TAHUN PELAJARAN 2020-2021
 
BAB I
Ketentuan Umum
Pasal 1
1. Tata Tertib peserta didik adalah peraturan sekolah yang berlaku dan harus ditaai oleh semua peserta didik
2. Pemantau adalah Kepala Sekolah, Guru, dan Karyawan SMA Negeri 1 Sokaraja
3. Kewajiban Pemantau adalah mengawasi dan menegakkan ketertiban peserta didik sesuai dengan tata tertib yang ada.
 
BAB II
Dasar
Pasal 2
1. Undang –Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Inpres No. 14 Tahun 1981, tanggal 1 Desember 1981 Tentang Penyelenggaraaan Pengibaran Bendera Merah Putih.
3. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0461/U/1984 tanggal 18 Oktober 1984 Tentang Pembinaan Peserta Didik.
4. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
5. Peraturan Mendiknas  RI No. 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan.
6. Rapat Kordinasi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Kepala Tata Usaha dan Pengurus OSIS.
7. Nilai–nilai keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, pergaulan, kedisiplinan, ketertiban, kebersihan, kerapian, keimanan, keindahan, kekeluargaan, dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah.
 
BAB III
Tujuan
Pasal 3
1. Tata tertib ini sebagai rambu-rambu bagi peserta didik dalam bertingkah laku, bersikap, bertindak, berbicara, dan melaksanakan aktivitas sehari-hari di sekolah dalam rangka menciptakan suasana kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran di SMA Negeri 1 Sokaraja  
2. Meningkatkan pembinaan peserta didik dalam rangka menunjang wawasan wiyata mandala.
3. Meningkatkan ketahanan sekolah.
4. Tata tertib ini wajib ditaati dan dilaksanakan oleh semua peserta didik di SMA Negeri 1 Sokaraja.
 
BAB IV
Pasal  4
Kegiatan Belajar Mengajar
1. Kegiatan Belajar mengajar (KBM) diatur sebagai berikut:
     a. Hari Senin s.d Kamis, di mulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 15.30 WIB.
     b.  - Kelas X Hari Jum’at dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pkl 11.00 WIB
          - Ekskul selain pramuka  dilaksanakan setiap hari  Jum’at pukul 13.00 sd Pukul 14.30 WIB, dilanjut Ekskul Pramuka
          - Kelas XI  Hari Jum’at dimulai pukul 07.00 -14.00 WIB dilanjut Ekskul.
          - Kelas XII  Hari Jum’at dimulai pukul 07.00 – 14.00 WIB.
2. Peserta didik wajib mengikuti proses pembelajaran dengan baik sampai akhir jam pelajaran
3. Peserta didik wajib mengikuti ujian kompetensi yang dilakukan oleh guru mata pelajaran maupun sekolah
4. Peserta didik yang belum tuntas sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang diberlakukan sekolah segera menemui guru mata pelajaran untuk menerima remedial.
5. Peserta didik diperkenakan menerima tamu atau telepon hanya pada sat jam istirahat, setelah mendapat ijin, kecuali kebutuhan mendesak dengan seizin petugas piket.
6. Peserta didik wajib mendukung program pembelajaran yang dilaksanakan sekolah.
7. Peserta didik tidak diperbolehkan memakai cairan koreksi tulisan (tipp-ex) untuk membetulkan tulisan. Peserta didik hanya diperbolehkan menggunakan stiker kertas untuk mengoreksi tulisan.
 
 
Pasal 5
Waktu Masuk Selama KBM dan Pulang Sekolah
1. Peserta didik wajib hadir pukul 06.50 WIB untuk melaksanakan kegiatan literasi.
2. Pintu gerbang ditutup pukul 07.00 WIB bagi semua peserta didik.
3. Peserta didik yang terlambat harus lapor ke guru piket dan diizinkan masuk ke kelas setelah menandatangani buku catatan pelanggaran dan pembinaan.
4. Peserta didik yang telambat masuk kelas pada pergantian jam pelajaran harus melapor ke petugas piket.
5. Istirahat dilakukan 3 kali yaitu setelah jam ke-4 dan setelah jam ke-6, dan setelah jam ke 8 .kecuali hari Jumat istirahat hanya sekali yaitu setelah jam ke-3.
6. Pada waktu istirahat peserta didik memanfaatkan kantin yang ada di dalam sekolah.
7. Pada waktu istirahat peserta didik yang beragama Islam melaksanakan sholat dhuhur secara berjamaah.
8. Setelah KBM berakhir, peserta didik diharuskan segera pulang ke rumah masing-masing.
9. Bagi peserta didik yang mengikuti kegiatan lain di sekolah setelah KBM harus memberitahukan kepada Bapak/Ibu Pembina atau piket sore hari.
 
Pasal 6
Perizinan
1. Peserta didik yang tidak masuk sekolah wajib mengirim surat dari orang tua atau wali dan dilampiri surat keterangan dokter bagi yang sakit lebih dari 3 hari.
2. Peserta didik yang meninggalkan pelajaran karena sakit, harus meminta izin guru yang mengajar dan petugas UKS pada saat itu dengan mengisi blangko yang sudah disediakan.
3. Peserta didik yang meninggalkan jam pelajaran karena izin yang sudah direncanakan harus membawa surat permohonan dari orang tua atau instansi yang membutuhkan.
4. Peserta didik yang tidak masuk tanpa keterangan di kategorikan alpa.
 
 
 
Pasal 7
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Peserta Didik Baru
1. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Peserta Didik Baru selama 3 (tiga)hari pada awal masuk sekolah
2. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh Peserta Didik Baru di SMA Negeri 1 Sokaraja.
3. Kegiatan MPLS dilakukan dengan prinsip murah meriah, menyenangkan dan mendidik (sederhana, mengenalkan lingkungan kepada peserta didik baru, tidak mengarah ke “perpeloncoan”)
 
Pasal  8
Kartu Peserta Didik
1. Setiap peserta didik SMA Negeri 1 Sokaraja wajib mempunyai Kartu Peserta Didik yang dikeluarkan oleh sekolah.
2. Kartu Peserta Didik digunakan sebagai kartu identitas bahwa peserta didik tersebut adalah peserta didik SMA Negeri 1 Sokaraja.
3. Kartu Peserta Didik hanya berlaku selama anak tersebut menjadi peserta didik SMA Negeri 1 Sokaraja.
4. Jika Kartu Peserta Didik hilang, maka peserta didik harus membuat Kartu Peserta Didik baru pada periode berikutnya.
 
Pasal  9
Pemakaian Kendaraan
1. Peserta didik yang mengendarai sepeda motor wajib mentaati tata tertib lalu lintas.
2. Peserta didik dilarang membawa mobil sendiri ke sekolah.
3. Peserta didik dilarang membawa kendaraan yang tidak memenuhi standar
4. Peserta didik yang membawa sepeda motor wajib memarkir kendaraannya dengan tertib di tempat parkir yang sudah disediakan.
 
Pasal 10
Uji Kompetensi
1. Uji Kompetensi adalah evaluasi kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan pada setiap akhir Kompetensi Dasar atau beberapa Kompetensi Dasar atau pada akhir semester. Setiap peserta didik wajib mengikutinya.
 
Pasal 11
Kegiatan Ekstrakurikuler
1. Peserta didik kelas X wajib mengikuti ekstrakurikuler Pramuka dan 1 (satu) jenis ekstrakurikuler lain sesuai minatnya.
2. Peserta didik kelas XI wajib mengikuti 1 (satu) jenis kegiatan ektrakurikuler sesuai minatnya.
3. Setiap peserta didik kelas X dan XI yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler berhak memperoleh nilai kegiatan ekstrakurikuler dari guru pembimbing atau pelatih dan akan dimasukkan dalam raport setiap semester.
4. Setiap kegiatan keluar dari lingkungan sekolah yang melibatkan peserta didik harus disertai dengan pemberitahun resmi dari sekolah untuk orang tua atau wali.
 
BAB V
Pasal 12
Upacara Bendera
1. Upacara Bendera dilakukan setiap hari Senin atau hari lain sesuai kebutuhan sekolah yang wajib diikuti oleh semua peserta didik.
2. Pada saat upacara berlangsung setiap peserta didik mengikuti dengan khidmat dan menggunakan seragam sesuai dengan aturan yang berlaku.
3. Petugas upacara dilaksanakan OSIS, Paskib, dan Pramuka.
 
BAB VI
Pasal 13
Organisasi Peserta Didik
1. Organisasi peserta didik yang diakui sah keberadaannya di sekolah adalah OSIS.
2. Peserta didik diperbolehkan membetuk kelompok/organisasi lain, namun tetap di bawah kendali OSIS.
3. Setiap peserta didik adalah anggota OSIS yang masa keanggotaannya berlaku selama menjadi peserta didik SMA Negeri 1 Sokaraja.
4. Sebagai anggota OSIS wajib mendukung dan aktif dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS.
5. Pergantian pengurus OSIS dilaksanakan setahun sekali melalui mekanisme yang dilakukan oleh Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dan Pembina OSIS.
6. Majelis Perwakilan Kelas ( MPK) adalah badan yang  terdiri dari perwakilan kelas yang dibentuk sesuai dengan mekanisme yang ada.
 
BAB VII
Pasal 14
Pakaian Seragam
1. Peserta didik wajib mengenakan seragam sekolah dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Umum
        - Sopan, rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
        - Seragam Osis dengan atribut lengkap dipakai hari Senin dan Selasa.
        - Seragam batik dipakai hari Rabu dan Kamis.
        - Seragam Pramuka dipakai  hari Jumat.
        - Sepatu hitam (tidak ada variasi warna selain hitam), kaos kaki putih wajib di pakai pada hari Senin dan Selasa.
        - Hari  Rabu dan Kamis sepatu bebas dan berkaos kaki bebas.
        - Sepatu hitam (tidak ada variasi warna selain hitam) dan kaos kaki hitam dipakai pada hari  Jumat.
        - Mengenakan ikat pinggang warna hitam berlogo SMA Negeri 1 Sokaraja.
    b. Ketentuan pakaian seragam putra
        - Untuk seragam baju batik tidak dimasukkan..
        - Memakai kaos dalam, baju dimasukkan celana, rapi dan memakai ikat pinggang sesuai aturan sekolah.
        - Pada baju seragam batik dilengkapi saku berlogo batik SMA Negeri 1 Sokaraja dan nama siswa pada dada kanan.
        - Celana panjang pipa warna abu-abu dengan lingkar bawah 22 cm – 24 cm dan baju putih lengan pendek dilengkapi badge OSIS dijahit di saku kiri tanpa tutup, nama sekolah di lengan kanan, nama siswa pada dada kanan.
    c. Ketentuan pakian putri
     - Bagi peserta didik putri yang berkerudung menggunakan kerudung warna putih  pada hari Senin dan Selasa, hari Rabu dan Kamis warna kerudung  menyesuaikan seragam batik identitas, dan hari Jumat menggunakan kerudung coklat tua.
       - Panjang rok sampai menutup mata kaki, berrimpel dengan bagian bawah dijahit rapi dan tidak boleh ketat.
       - Untuk seragam baju batik tidak dimasukkan.
       - Memakai kaos dalam, baju dimasukkan rok rapi dan memakai ikat pinggang sesuai aturan sekolah.
       - Pada baju seragam batik dilengkapi saku berlogo batik SMA Negeri 1 Sokaraja dan nama siswa pada dada kanan.
       - Baju putih dilengkapi badge OSIS dijahit di saku kiri tanpa tutup, nama sekolah di lengan kanan, nama siswa pada dada kanan.
2. Pakaian Olah Raga
Untuk pelajaran olah raga peserta didik diwajibkan memakai seragam olah raga sesuai yang ketentuan sekolah.
 
Pasal 15
Rambut, Kuku, Make Up dan Asesoris
1. Peserta didik putra:
  1. Rambut dan kuku tidak boleh dicat.
  2. Rambut dipotong pendek, rapi, tidak menyentuh alis mata, telinga, sehingga dahi mata dan hidung terlihat. Kuku harus dipotong pendek dan rapi.
  3. Rambut harus disisir dan tidak dikucir dan tidak berjambang/berjenggot.
  4. Tidak memakai kalung, gelang, anting-anting, tindik, tato, ikat pinggang besar, rantai dompet besar atau asesoris lain yang berlebihan.
2. Peserta didik putri
  1. Rambut dan kuku tidak boleh dicat.
  2. Rambut harus disisir rapi. Bagi yang berambut panjang diikat satu di belakang.
  3. Tidak memakai make up dan perhiasan yang berlebihan.
  4. Bagi yang memakai jilbab ujungnya dipanjangkan tapi tidak menutupi badge, tidak diikat pada leher dan rambut tidak kelihatan.
 
BAB VIII
Pasal 16
Kebersihan Kelas dan Lingkungan
1. Setiap kelas dibentuk petugas piket yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan kelas.
2. Ketua kelas dan sekretaris kelas berkewajiban menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang meliputi : buku jurnal kelas dan presensi kelas
3. Setiap peserta didik wajib menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.
4. Peserta didik bersama guru selama 5-10 menit dimohon untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan kelasnya di awal dan di akhir pelajaran.
5. Peserta didik membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.
6. Peserta didik wajib menjaga kebersihan meja, kursi, dan tembok di lingkungan kelas dan lingkungan sekolah.
7. Peserta didik wajib menerapkan protocol kesehatan dalam mengikuti semua kegiatan.
 
Pasal 17
Pergaulan
Dalam pergaulan sehari-hari di sekolah peserta didik hendaknya:
1. Mengucapkan salam dan senyum jika bertemu Bapak/Ibu Guru, karyawan dan teman.
2. Menjaga nilai-nilai kesopanan dan kesusilaan.
3. Menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah dan masyarakat di manapun berada.
4. Mengucapkan salam di awal dan di akhir pelajaran serta mengucapkan terima kasih pada Bapak/ Ibu Guru di akhir pelajaran.
 
BAB IX
Pasal 18
Larangan
Setiap peserta didik SMA Negeri 1 Sokaraja dilarang :
1. Menggunakan radio/tape recorder/walkman//HP dan atau alat permainan lainnya ketika KBM sedang berlangsung.
2. Memakai sandal/sepatu sandal pada saat mengikuti/jam KBM.
3. Tidak jujur atau melakukan perbuatan curang (mencontek/memberi dan menerima bantuan dalam uji kompetensi).
4. Membuang sampah sembarangan/tidak pada tempat semestinya.
5. Berduaan dengan lawan jenis yang bukan muhrim di tempat yang sepi (tidak ada orang ketiga) di tempat–tempat yang mencurigakan.
6. Mencuri, membuat onar, gaduh, berkelahi di dalam dan atau di luar sekolah.
7. Mengubah pengumuman, memalsukan tanda tangan dan merusak sarana dan prasarana sekolah.
8. Mengendarai mobil ke sekolah dan memarkir kendaraan di luar lingkungan sekolah dan mambawa kendaraan yang tidak sesuai standar serta bersuara bising.
9. Memiliki, membawa, mengkonsumsi rokok, minuman keras, ganja, narkoba, dan sejenisnya.
10. Membawa senjata tajam, senjata api atau merakit senjata atau bahan-bahan yang dilarang oleh negara.
11. Membawa dan atau membaca buku, gambar ataupun CD porno atau bacaan lain yang bertentangan dengan asas dan tujuan pendidikan.
12. Mambawa/memperjual belikan alat kontrasepsi dan atau sejenisnya di sekolah.
13. Menikah,  hamil, menghamili atau melakukan tindakan asusila.
14. Melakksanakan aktifitas yang bertentangan dengan aturan sekolah, kaidah agama, norma masyarakat dan Negara Repulik Indonesia.
 
Pasal 19
Pelanggaran dan Sanksi
1. Pelanggaran
  1. Setiap peserta didik yang melanggar tata tertib sekolah mendapat sanksi sesuai dengan bobot pelanggaran.
  2. Peserta didik yang mendapat akumulasi point dari 75 akan dikonferensi-kasuskan yang dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, guru BK
2. Sanksi-Sanksi
  1. Peringatan lisan dan atau tulisan
  2. Tidak diperkenankan mengikuti pelajaran (skorsing) atau absen khusus.
  3. Dilaporkan/diserahkan kepada pihak yang berwenang.
  4. Sanksi lain yang diptuskan kepala sekolah sesuai dengan tingkat/jenis pelanggaran.
  5. Peserta didik mengundurkan diri, diketahui orang tua atau dikembalikan kepada orang tua.
 
Pasal 20
Point Sanksi Bagi Pelanggar Tata Tertib
  1. Setiap pelanggaran tata tertib diberikan poit pelanggaran.
  2. Bobot point di hitung dan diberlakukan selama satu tahun.
  3. Tahapan atau rincian sanksi yang diberlakukan kepada peserta didik pelanggar tata tertib sekolah
No
Point
Sanksi
Keterangan
1
1-15
Pembinaan langsung oleh guru
Dilaporkan ke wali kelas
2
16-25
Pembinaan oleh guru dan wali kelas
  1. Pembinaan oleh wali kelas dan BK
  2. Membuat pernyataan tertulis diketahui oleh orang tua dan wali kelas
Surat pernyataan di foto kopi untuk wali kelas, guru BK peserta didik.
 
3
26-50
  1. Orang tua/wali murid dipanggil ke sekolah
  2. Membuat pernyataan tertulis mengetahui orang tua/ wali murid dan wali kelas
Dibuat oleh wali kelas, Guru BK surat penyataan di fotokopi sesuai kebutuhan
 
4
51- 75
  1. Orang tua/ wali murid dipanggil ke sekolah
  2. Membuat surat pernyataan tertulis bermeterai diketahui orang tua/wali murid dan wali kelas
Dibuat oleh wali kelas, Guru BK surat penyataan di fotokopi sesuai kebutuhan
5
76-99
  1. Orang tua/wali dipanggil ke sekolah
  2. Absen khusus, sampai akhir semester atau sesuai kondisi pembinaan 
  3. Membuat surat pernyataan tertulis bermeterai di ketahui orang tua/ wali murid dan wali kelas
Dikonfrensikasuskan yang dihadiri oleh wali kelas, guru BK, wakil kepala sekolah dan Kepala Sekolah. Surat pernyataan di fotokopi sesuai kebutuhan 
6
100 atau lebih
Peserta didik mengundurkan diri diketahui oleh orang tua/wali murid atau dikembalikan kepada orang tua.
Diberikan data lengkap sesuai tahapan pembinaan dari BK atau urusan kesiswaan
 
 
BAB X
Pasal 21
Pedoman Penilaian Sikap Akhlak Peserta Didik
Sesuai dengan Nilai Pelanggaran
Pedoman Umum
1. Peserta didik yang melakukan pelanggaran kelakuan (sikap dan ahklak ) kerajinan dan kerapian mendapat penilaian negatif
2. Peserta didik yang berprestasi atau melakukan perbuatan mulia mendapatkan penghargaan dan penilaian positif.
3. Poin pelanggaran sebagai berikut:
 
No
Bentuk Pelanggaran
Nilai
 
I. Kelakukan
 
1
Melepas sepatu pada saat jam pelajaran
1
2
Duduk dengan kaki diatas bangku / meja saat jam KBM
2
3
Duduk di atas bangku/meja saat jam KBM
2
4
Peserta didik memakai gelang/kalung/anting-anting, asesoris lain yang tidak diperbolehkan
3
5
Peserta didik ditato atau ditindik. Untuk peserta didik putra yang ditato/ bertindik diwajibkan untuk menghapusnya sampai kurun 1 (satu) bulan terhitung mulai tanggal terkena pelanggaran 
10
6
Peserta didik memakai perhiasan atau make up berlebihan
3
7
Makan, minum, menghisap kembang gula pada waktu KBM berlangsung
3
8
Membawa sepeda motor tidak sesuai standar dan bersuara bising ke dalam lingkungan sekolah
5
9
Mengendarai mobil ke sekolah pada jam efektif
5
10
Memarkir sepeda motor di luar lingkungan sekolah atau bukan tempat parkir yang sudah disediakan pada jam efektif
5
11
Melompat tembok/pagar sekolah
5
12
Menghina, melecehkan sesama warga sekolah secara langsung maupun tidak langsung maupun melalui media sosial 
20
13
Melakukan pelecahan seksual secara fisik atau verbal
50
14
Menggunakan walkman /HP dan alat permainan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran pada waktu KBM berlangsung. HP/walkman disita dan hanya bisa diambil oleh orang tua, setelah membuat surat pernyataan diketahui orangtua/wali
5
15
Menyimpan dan atau membawa gambar porno pada media elektronik maupun non elektronik dan atau memperjual belikan disekolah
20
16
Melihat gambar porno yang tidak dibawa sendiri pada media elektronik maupun non elektronik di sekolah
15
17
Membawa dan memperjual belikan buku, majalah, stensil, kaset, cd/vcd/ foto/gambar porno/alat kontrasepsi dan sejenisnya di lingkungan sekolah 
25-50
18
Penyalahgunaan fasilitas sekolah 
10
19
Mencemarkan nama baik sekolah baik langsung maupun lewat media sosial
30
20
Mengadakan kegiatan atas nama sekolah di luar sekolah tanpa sepengetahuan sekolah
25
21
Peserta didik putra berada di UKS putri atau sebaliknya tanpa seijin petugas piket/UKS 
5
22
Menyontek/memberi dan atau menerima bantuan pada saat ulangan atau ujian kompetensi
5
23
Membuat kegaduhan di dalam kelas dan lingkungan sekolah pada waktu pembelajaran
5
24
Mengotori, mencoret-coret merusak fasilitas milik sekolah
5-20
25
Memindahkan fasilitas milik sekolah atau pihak lain tanpa ijin
3
26
Membuang sampah sembarangan
3
27
Membawa rokok di lingkungan sekolah dan sekitarnya
10
28
Menghisap rokok di lingkungan sekolah dan sekitarnya
50
29
Mengancam/mengintimidasi/bermusuhan sesama peserta didik secara individu/kelompok di dalam atau di luar sekolah
25-50
30
Penyalahgunaan jam pembelajaran untuk makan minum di kantin atau untuk bermain
5
31
Mengancam Kepala Sekolah, Guru atau Karyawan sekolah baik secara langsung maupun melalui media sosial
50
32
Menjadi provokator perkelahiaan
30
33
Berduaan dengan lawan jenis yang bukan muhrim
5
34
Membawa senjatas tajam tanpa ijin
30
35
Mengompas/memalak, melakukan tindakan perjudian dalam bentuk apapun di dalam atau di luar sekolah
20-40
36
Menjual atau membeli bocoran soal (ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan semester, ulangan kenaikan kelas, tes uji coba, ujian sekolah, ujian nasional ) di sekolah 
25
37
Berkelahi antar peserta didik satu sekolah antar individu maupun kelompok 
25-50
38
Berkelahi antar peserta didik satu sekolah dengan melibatkan pihak luar secara individu
60
39
Berkelahi antar peserta didik dalam satu sekolah dengan melibatkan pihak luar secara berkelompok/pengeroyokan
75
40
Berkelahi melawan atau merespon sekolah yang menyerang 
25
41
Menggunakan senjata tajam atau senjata api untuk mengancam, melukai orang lain. 
100
42
Membawa mengkonsumsi atau menjual belikan minuman keras, narkoba dan sejenisnya di dalam atau di luar sekolah
75-100
43
Menganiaya dan atau mengeroyok kepala sekolah, guru atau karyawan
100
44
Berpacaran sampai hamil/menghamili
100
45
Menyalahgunakan uang milik organisasi sekolah
40
46
Mengambil uang/barang yang bukan haknya di sekolah
10-75
 
II. Kerajinan
 
1
Terlambat masuk jam pertama
3
2
Terlambat masuk setelah jam istirahat dan atau pergantian jam pelajaran
3
3
Tidak berangkat ekstrakulikuler wajib/pilihan tanpa keterangan
3
4
Tidak masuk tanpa keterangan
5
5
Tidak masuk dengan keterangan palsu
5
6
Terlambat mengikuti upacara
2
7
Tidak mengikuti upacara tanpa ijin
3
 
III. Kerapian
 
1
Kancing baju tidak dikancingkan
2
2
Tidak memakai badge/atribut
2
3
Badge/atribut sekolah diberi warna-warni
2
4
Tidak memakai kaos kaki putih pada Senin dan upacara bendera
2
5
Berkuku panjang dan atau dicat
2
6
Celana/rok sekolah ujungnya melebihi kaki
2
7
Celana/rok sekolah yang ujungnya tidak dijahit
2
8
Celana/rok sekolah ketat dan atau panjang tidak sesuai ketentuan sekolah
2
9
Warna jilbab tidak polos/tidak sesuai dengan ketentuan sekolah atau jilbab tidak dipanjangkan 
2
10
Peserta didik putra/putri tidak memakai ikat pinggang 
2
11
Ikat pinggang tidak sesuai dengan ketentuan atau gesper besar
2
12
Tidak memakai kaos kaki
2
13
Memakai seragam yang tidak sesuai ketentuan
2
14
Memakai model seragam sendiri atau menggunakan bahan dan atau warna yang tidak sesuai
2
15
Memasang plester luka dan sejenisnya pada seragam sekolah
2
16
Memakai sepatu sandal/ sandal ke sekolah saat jam KBM tanpa ijin 
2
17
Tidak memakai seragam olah raga sekolah tanpa ijin 
5
18
Baju peserta didik tidak dimasukkan
2
19
Celana/rok/baju seragam sekolah ada grafiti/gambar/tulisan/kumal/sobek
2
20
Rambut panjang (peserta didik putra) atau dicat atau dipotong tidak rapi
5
21
Memakai sepatu selain hitam pada Senin, Selasa, dan Jumat
3
22
Memakai kaos kaki selain putih pada Senin dan Selasa, dan selain hitam pada Jumat
2
23
Memakai sepatu dengan tidak semestinya
2
24
Potongan rambut putri tidak sesuai ketentuan /rambut panjang tidak diikat
2
 
Pasal 22
PENGHARGAAN
 
Peserta didik yang berprestasi akan mendapat penghargaan dari sekoah.
 
BAB XI
Pasal 23
PENUTUP
 
1. Setelah disosialisasikan aturan ini kepada peserta didik dan orang tua/wali peserta didik, maka peserta didik dan orang tua/wali peserta didik harus menandatangani surat pernyataan yang isinya sanggup mentaati dan melaksanakan tata tertib yang dikeluarkan oleh sekolah.
2. Segala sesuatu yang belum diatur dalam tata tertib ini akan ditetapkan kemudian.
3. Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan, dan tata tertib sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.
4. Pelanggaran yang belum tercantum pada tata tertib ini akan diberi poin pelanggaran sesuai dengan jenis pelanggarannya.
 
Ditetapkan di        :  Sokaraja
Tanggal                  :  7 Juli 2020
Kepala Sekolah,
 
 
Erlien Retnoviyanti, M, Pd.
NIP. 19701123 199802 2 002
 
 
 
 
JANJI PESERTA DIDIK
SMA NEGERI 1 SOKARAJA
 
Demi kehormatanku aku berjanji,
    1.  

1. Bertakwa kepada Tuhan YME dengan menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya.

2. Setia berbakti kepada nusa, bangsa dan Negara berdasar Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.
3. Hormat dan patuh kepada orangtua, Bapak dan Ibu Guru dan Karyawan serta keluarga besar SMA Negeri 1 Sokaraja.
4. Belajar dengan baik dan terib untuk mencapai prestasi.
5. Menghormati dan menghargai sesama peserta didik SMA Negeri 1 Sokaraja.
6. Menjaga dan menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan SMA Negeri 1 Sokaraja.
7. Menjaga, melaksanakan, meningkatkan dan mendukung sepenuhnya terwujudnya kekeluargaan, ketertiban, keindahan, kebersihan, kerapian, kenyamanan dan keamanan di SMA Negeri 1 Sokaraja.
8. Bersedia mentaati, menjiwai dan melaksanakan tata tertib sekolah dengan sungguh-sungguh.
Kiranya Tuhan YME berkenan mengabulkan janji-janji saya. Amien.

© 2018 Sistem Informasi Sekolah SMA N 1 Sokaraja